Kamis, 26 September 2019

Macam-Macam File Header pada C++ Dan Fungsinya

Sebelum melangkah jauh  untuk lebih mendalamai bahasa pemrograman C++,alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu beberapa bagian dalam bahasa C++,salah satunya adalah file header.File Header merupakan sebuah file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program baik itu sebagai standar Input/Output maupun sebagai syntax.

File Header dalam bahasa pemrograman C++ digunakan untuk memanggil library-library yang ada sehingga suatu fungsi dapat digunakan secara baik dan benar. #Include digunakan untuk mendeklarasikan file header dalam C++,

Berikut macam-macam file header dalam bahasa pemrograman C++:

1.#Include<Iostream.h>
Digunakan untuk menampilkan perintah: 
- Cin 
Merupakan fungsi masukan(digunakan untuk menyimpan data dalam suatu variabel). Bentuk umum: cin>>var x; 
- Cout 
Merupakan fungsi keluaran(digunakan untuk menampilkan data ataupun tulisan). Bentuk umum: cout<<”tulisan”; atau cout<<var x; 
- Endl 
Digunakan untuk pindah baris/ enter. Bentuk umum: cout<<”tulisan”<<endl; 
-Ends 
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) ke deretan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter ke file di disk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.
2. #Include <Conio.h>
Digunakan untuk menampilakan perintah: 
- getch 
berfungsi untuk menahan tampilan. Bentuk umum: getch(); 
- clrscr 
berfungsi untuk membersihkan layar. Bentuk umum: clrscr; 
- getche Fungsi dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar. 
- Putch 
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.
- Clreol 
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah. 
- Gotoxy 
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y. 
- Wherex 
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor. 
- Wherey 
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor. 
- Window 
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.
Contoh program yang menggunakan header file iostream.h dan conio.h :

#include <iosteram.h>
#include <conio.h>
Main () {
Int z; //mendefinisikan var z sebagai integer
Cout<<”masukkan sebuah nilai : “<<endl; //tulisan yang akan ditampilkan
Cin>>z; //memasukkan sebuah nilai yang akan disimpan dalam var z
Clrscr; //membersihkan perintah sebelumnya pada layar
Cout<<”nilai yang anda masukkan adalah : “<<z; //meampilkan isi var z
getch (); } //digunakan untuk menahan tampilan


3.#Include <Stdio.h>
Digunakan untuk menampilan perintah : 
- Printf 
Merupakan fungsi keluaran. Bentuk umum: printf (“tulisan”); 
- Scanf 
Merupakan fungsi masukan. Bentuk umum: scanf (“%c”, &karakter); 
- Gets 
Fungsi inputan yang bisa membaca spasi. Bentuk umum: gets(var x); 
Contoh program yang menggunakan header file stdio.h :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main(){
int a,t,luas; //deklarasi variable dengan tipe data integer
printf("Masukkan alas : "); //menampilkan tulisan
scanf("%i",&a); //menyimpan nilai
printf("Masukkan tinggi : ");
scanf("%i",&t);
luas=0.5*(a*t); //rumus aritmatika
printf("Luas segitiga tersebut adalah : %i",luas);
getch();
}


4.#Include <String.h>
- Strcpy 
Digunakan untuk menyailn nilai string 
- Strlen 
Untuk mengetahui panjang string 
- Strupr 
Digunakan untuk membuat string menjadi capital. 
- Strcmp 
Digunakan untuk membandingkan dua buah string. 
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua 
Bentuk umum : strcmp(string1, string2); 
- strlwr 
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua.Bentuk umum : strlwr(string); 
- strcat 
Digunakan untuk menggabungkan string.Bentuk umum : strcat(string1,string2); 
Contoh program yang menggunakan header file string.h :

#include <iostream.h>
#include <string.h>
#include <conio.h> 
main() {
char *nama = "belajar matematika"; //membuat var nama dengan isi “belajar matematika”
char *a; //var lain dengan tipe data char
cout<<"panjang string: "<<strlen(nama)<<endl; //untuk
 menghitung panjang string
cout<<strupr(nama)<<endl; //menampilkan string dalam bentuk kapital
strcpy(a,nama); //mengcopy string var nama ke dalam var a
cout<<a; //menampilkan string dalam var a
getch();
}


5.#Include <Math.h>
Digunakan untuk menampilan perintah : 
- Sqrt 
Fungsi akar 
- Pow 
Fungsi pangkat 
Sin (), cos(), tan() 
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, cosinus dan tangens dari suatu sudut. Bentuk umum: Sin(sudut); Cos(sudut); Tan(sudut); 
- Max 
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum: max(bilangan1, bilangan2); 
- Min
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2). 
Contoh program yang menggunakan header file math.h :

#include <iostream.h>
#include <math.h>
#include <conio.h>
main() {
int nilai,a,b;
cout<<"nilai : "; cin>>nilai; // perintah menginputkan nilai
b=pow(nilai,2); //memangkatkan var nilai dengan pangkat 2
cout<<b<<endl; //menampilkan hasil pemangkatan
a=sqrt(nilai); //mengakarkuadratkan var nilai
cout<<a<<endl; //menampilkan hasil akar
getch(); 
}


6.#Include <Windows> 
Digunakan untuk menampilan perintah : 
- System 
Digunakan untuk memberi warna. Berikut contoh programnya yang menggunakan header file windows :

#include <iostream.h>
#include <windows.h>
#include <conio.h>
main() {
system ("color 27"); //angka 2 memberi warna background hijau dan angka 7 mewarnai tulisan jadi putih
cout<<"Latian"; //menampilkan tulisan “Latihan” pada layar
getch();
}


7.#Include <Iomanip.h> 
Digunakan untuk menampilan perintah : 
- Setiosflags() 
Digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal dibelakang koma 
Contoh program yang menggunakan header file iomanip.h :

#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
#include <conio.h>
main() {
float a,b,c;
cout<<"masukkan angka pertama: ";
cin>>a;
cout<<"masukkan angka pembagi: ";
cin>>b;
c=a/b;
cout<<"hasil : " <<setiosflags(ios::fixed)
<<setprecision(2)<<c; //mendeklarasikan jumlah digit desimal
getch();
}


8.#Include <Stdlib.h>
Digunakan untuk menampilan perintah : 
- Atof() 
Digunakan untuk mengonfersi nilai string menjadi bilangan bertipe double. Bentuk umum : atof(char x); 
- Atoi() 
Digunakan untuk merubah tipe data string menjadi integer. 
- Pow 
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat). 
Contoh program yang menggunakan header file stdlib.h :

#include <stdlib.h>
#include <stdio>
#include <iostream>
#include <conio>
main (){
char angka1[3]; // var angka1 bertipe data char
int a1; // var a1 bertipe data integer
cout<<"Masukan Angka 1 = ";cin>>angka1;
a1 = atoi(angka1); //var angka1 yang bertipe data char dimasukkan dalam var a1 yang bertipe data int
printf("Angka 1 = %s dan a1 = %d",angka1,a1);
getch ();
}


9.#Include <assert.h> 
Berisi menegaskan makro, digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari bug dalam debugging versi dari sebuah program.
10. #Include <complex.h> 
Sebuah set fungsi untuk memanipulasi bilangan kompleks. 
11. #Include <ctype.h> 
Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter dengan jenis mereka atau untuk mengkonversi antara atas dan huruf kecil dengan cara yang independen dari yang digunakan set karakter (biasanya ASCII atau salah satu ekstensi, meskipun implementasi menggunakan EBCDIC juga dikenal). 
12. #Include <errno.h> 
Untuk menguji kode kesalahan dilaporkan oleh fungsi perpustakaan. 
13. #Include fenv.h> 
Mendefinisikan sebuah set fungsi untuk mengendalikan floating-point lingkungan. 
14. #Include <float.h> 
Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari floating-point library. 
15. #Include <inttypes.h> 
Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat. 
16. #Include <iso646.h> 
Mendefinisikan macro beberapa yang menerapkan cara-cara alternatif untuk mengekspresikan token beberapa standar. Untuk pemrograman di ISO 646 set varian karakter. 
17. #Include <Limits.h> 
Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari tipe integer.
18. #Include <Locale.h> 
Mendefinisikan fungsi lokalisasi. 
19. #Include <Setjmp.h> 
Demikianlah macro setjmp dan longjmp , yang digunakan untuk non-lokal keluar. 
20. #Include <Signal.h> 
Mendefinisikan fungsi sinyal penanganan. 
21. #Include <Stdalign.h> 
Untuk query dan menentukan keselarasan benda. 
22. #Include <Stdarg.h> 
Untuk mengakses berbagai jumlah argumen dilewatkan ke fungsi. 
23. #Include <stdatomic.h> 
Untuk operasi atom pada data dibagi antara benang. 
24. #Include <stdbool.h> 
Mendefinisikan tipe data Boolean. 
25. #Include <stddef.h> 
Mendefinisikan jenis beberapa berguna dan macro. 
26. #Include <stdint.h> 
Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat. 
27. #Include <stdnoreturn.h> 
Untuk menentukan non-kembali fungsi. 
28. #Include <tgmath.h> 
Mendefinisikan jenis generik-fungsi matematika. 
29. #Include <threads.h> 
Mendefinisikan fungsi untuk mengelola beberapa Threads serta mutexes dan variable kondisi. 
30. <time.h> 
Mendefinisikan fungsi tanggal dan waktu penanganan. 
31. <Uchar.h> 
Jenis dan fungsi untuk memanipulasi Unicode karakter. 
32. <Wchar.h> 
Mendefinisikan fungsi penanganan string lebar. 
33. <Wctype.h> 

Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter lebar jenis mereka atau untuk mengkonversi antara huruf besar dan kecil.

sumber : http://www.zhulachmad.net/2015/03/macam-macam-file-header-pada-c-dan.html

Pemrograman Dasar





Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau 'pekerjaan' sesuai dengan keinginan si pemrogram (programmer). Untuk dapat melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritmalogikabahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.
Pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman.

Sumber: id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman31
Konsep Dasar Pemrograman

Pengertian Dasar Program adalah rangkaian instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logika dan sistematis.
Pengertian Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti  oleh komputer atau dikenal dengan bahasa pemrograman.

Konsep Dasar Pemrograman pada umumnya adalah IPO (Input Proses Output), lalu dikembangkan mejadi :
Originating -> input -> proses -> Output -> Distribution
||
Storage
Originating
Berhubungan dengan pengumpulan data yang biasanya merupakan pencatatan data kedokumen dasar. Setelah dikumpulkan dilakukan proses input.

Input
Tahapan ini merupakan proses pemasukan data kedalam proses komputer melalui peralatan input.

Proses
Tahap ini merupakan proses pengolahan data dari data yang sudah diinput berupa proses    menghitung membandingkan, mengurutkan, mengklasifikasikan, mengendalikan dan mencari di storage.

Output
Tahap ini merupakan proses untuk menghasilkan keluaran dari proses pengolahan data ke peralatan output berupa informasi (monitor, speaker, dsb)

Distribution
Tahap ini merupakan proses penyebaran informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan membutuhkan informasi.

Storage
Tahap ini merupakan perekaman hasil pengolahan data storage yang nantinya dapat dipergunakan untuk input proses selanjutnya.

DATA
Data adalah bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga  dapat dipergunakan oleh user atau pemakai.

1. Tipe Data Dasar : Merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
Tipe data dasar dibagi menjadi lima bagian yaitu :
a. Numerik, yaitu menyimpan data berupa angka
b. Enumerasi, yaitu suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
c. Boolean, yaitu tipe data untuk merepresentasikan True atau False.
d. Character, yaitu tipe data untuk menyimpan rangkaian karakter.
e. Internationalization, disebut I18N

2. Tipe Data Terstruktur : Merupakan tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar. Contohnya array, record, string, list dan file.

3. Tipe Data didefinisikan oleh Pemakai : Tipe data ini biasanya disebut Enumerasi.

4. Tipe Data Penunjuk : Contoh tipe data penunjuk adalah pointer

Model Komputasi

Model Komputasi adalah suatu kumpulan dari nilai dan operasi-operasi. Ada 3 dasar model komputasi :
1. Model Fungsional, yaitu model perhitungan yang fungsional terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi dan operasi, aplikasi, fungsi dan komposisi fungsi.
2. Model Logika, yaitu logika model perhitungan terdiri dari suatu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis.
3. Model Imperative, yaitu model perhitungan yang imperative terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu status dan operasi tugas-tugas untuk memodifikasi status tersebut.

Prinsip Bahasa Pemrograman
Empat prinsip dasar perancangan bahasa pemrograman adalah:
1. Sintaks, menjelaskan bagaimana struktur program yang benar.
2.Tipe sistem dan semantik, menunjukkan tipe nilai yang dapat dimanipulasi oleh program dan arti(semantik) dari program, mencakup juga aturan penamaan entitas (variabel,fungsi,class,parameter,dll).
3. Manajemen memori, menunjuk kepada sekumpulan teknik yg membantu kita untuk memahami pemetaan letak dari nilai, struktur data, dan struktur program di dalam memori.
4. Exception handling, mengenai penanganan exception (hal-hal yang tak terduga seperti kesalahan input ketika menjalankan program).

Definisi Sintaks, Semantik, dan Pragmatik
Sintaks   : Aturan gramatikal / komposisi suatu program yang mengatur tata cara penulisanhuruf, angka dan karakter lain.
Contoh : Pada pembuatan program Pascal antara 2 statement dipisahkan oleh ; (titik koma)
X:=1;  X:=X+1;

Semantik : Mendefinisikan arti dari program yang benar secara sintaks dari bahasa pemrograman tersebut.
Contoh : Pada pembuatan program C
int vector[10]
Arti semantiknya akan menyebabkan ruang sebanyak 10

Pragmatik  : Kemampuan pemakai dalam mengaitkan kalimat dengan kontek-kontek yang sesuai bagi kalimat tersebut.
Contoh : (A+B)*(A-B)

Sumber : http://dharmadinandra.wordpress.com/2011/10/12/konsep-dasar-pemrograman-5/

Sabtu, 21 September 2019

Still

Only on this night could i made peace with the secrets of my life,to let them go, because to keep them only to myself would make me suffocate.